Suku-suku di Indonesia Ini Punya Ritual Sekksualitas yang Aneh!

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280

BeritavideoFB - Membicarakan budaya di Indonesia tidak akan ada abisnya.

Dari Sabang sampe Merauke itu jarak yang sangat jauh, dan oleh karena itu tidak heran kalau budaya yang lahir itu susah buat diitung keseluruhannya.

Dari berbagai budaya yang muncul tersebut, ternyata ada beberapa budaya yang mungkin bisa dibilang gak masuk akal dan bikin kita garuk-garuk kepala.


Anda tidak mungkin mengerti apa tujuannya karena otak Anda udah diselimuti oleh budaya modern, budaya barat lebih tepatnya.

Satu-satunya cara agar Anda bisa menghargai, sekaligus mengerti apa sebenarnya tujuan di balik budaya suku-suku di Indonesia yang masih memiliki logika zaman dulu ya Anda harus meninggalkan logika modern yang kamu punya itu untuk sesaat. Dengan begitu pikiran kamu jadi kebuka dan bisa masuk ke dalam logika para suku ini.

Seperti yang dilansir oleh historia.id (30/10), ternyata ada 5 suku di Indonesia yang memiliki ritual sekksualitas yang bisa dikatakan susah untuk diterima di logika orang kota alias aneh. Berikut penjabaran dari kelima suku tersebut!

1. Suku Atoni Pah Meto dari Timor Barat


Di suku ini, seorang laki-laki yang udah akil balig kudu disunat dengan pisau dan penjepit dari belahan bambu. Ada dua tujuannya, pertama sebagai tanda memasuki alam kedewasaan, dan kedua untuk kepuasan sekksual. Setelah disunat, ketika lukanya masih belum sembuh, ia harus melakukan hubungan sekks dengan perempuan buat ngebuang "panas" (sial, penyakit), dan sekaligus nguji kekuatan sekks-nya.

2. Suku di Maluku


Ritual sekksualitas selanjutnya datang dari Maluku. Ketika mengadakan upacara pendewasaan diri, seorang laki-laki harus digaauli atau "dipakai" dulu sama "dukun". Setelah ia berhubungan badaan dengan dukun, barulah si laki-laki ini sah menjadi dewasa. Tapi perlu dicatat kalau dukun yang "menggauli" si anak laki-laki itu juga berjenis kelamin laki-laki.

3. Suku Asmat di Papua


Kalau di Papua beda lagi. Anak laki-laki yang akan beranjak dewasa harus melewati ritual berhubungan fisik dengan laki-laki yang lebih tua alias bangkotan. Masyarakat di sana percaya dengan melakukan tindakan demikian maka kekuatan yang dimiliki oleh laki-laki dewasa akan diwarisi oleh anak laki-laki tersebut.

4. Suku Marind di Papua


Biasanya setelah menikah, mempelai pria dan perempuan bakal tidur bersama dan melakukan kegiatan malam pertama. Nah, kalau di suku Marind beda. Mempelai pria harus menghabiskan malam pertamanya dengan pria juga. Menurut mereka, para pria gak boleh begitu aja nyerahin diri sepenuhnya kepada wanita di malam pertama. Oleh karena itu, tidur dengan istri di malam pertama bakal bikin pria Marind kehilangan kehormatan dan pamornya.

5. Ritual sekks di Ponorogo jaman dulu


Budaya yang ada di Ponorogo ini disebut Gemblak. Jadi begini, setelah resepsi perkawinan selesai, mempelai perempuan bakal tidur dengan keluarganya. Hal itu disebabkan oleh alasan mereka kawin adalah perjodohan, jadi belum saling kenal nih satu sama lain. Nah, buat nemenin mempelai pria bobo, pihak mempelai perempuan kudu menyediakan gemblak, yakni seorang lelaki muda yang menjadi pelampiasan hasrat sekksual untuk mempelai pria.

Budaya ini ada di Indonesia pada jaman dulu, kalau jaman sekarang sepertinya budaya itu sudah tidak dilakukan lagi.

ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Suku-suku di Indonesia Ini Punya Ritual Sekksualitas yang Aneh!"

Post a Comment